Jumat, 20 April 2012

Sejarah Martapura

Martapura adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Indonesia.
Kota ini terkenal sebagai kota santri di Kalimantan, karena terdapat pesantren Darussalam. Kota Martapura jaraknya sekitar 10 mil dari Kayu Tangi .Martapura merupakan ibukota Kesultanan Banjar (terakhir pada masa pemerintahan Sultan Adam). Ulama Banjar yang terkenal Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari penulis Kitab Sabilal Muhtadin berasal dari kota ini.
Kota ini juga terkenal dan sering dikunjungi wisatawan karena merupakan pusat transaksi penjualan intan dan tempat penggosokan intan utama di Kalimantan dan menyediakan banyak cenderamata batu mulia.
Martapura sering juga disebut sebagai kota Serambi Makkah karena di kota ini banyak sekali santri-santri yang berpakaian putih-putih yang hilir mudik untuk menuntut ilmu agama dan selain itu juga kota ini terkenal sebagai kota yang agamis.
Kecamatan Martapura terdiri dari 14 desa dan 12 kelurahan, yaitu :
Desa
  1. Bincau
  2. Bincau Muara
  3. Cindai Alus
  4. Indra Sari
  5. Labuan Tabu
  6. Sungai Sipai
  7. Tambak Baru
  8. Tambak Baru Ilir
  9. Tambak Baru Ulu
  10. Tanjung Rema
  11. Tunggul Irang
  12. Tunggul Irang Ilir
  13. Tunggul Irang Ulu
  14. Tungkaran
Kelurahan
  1. Jawa
  2. Jawa Laut
  3. Keraton
  4. Murung Kenanga
  5. Murung Keraton
  6. Pasayangan
  7. Pasayangan Barat
  8. Pasayangan Selatan
  9. Pasayangan Utara
  10. Sekumpul
  11. Sungai Paring
  12. Tanjung Rema Darat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar